Tergiur dengan ide ‘lampion di malam tahun baru’ dan ‘bertemu babi hutan’, gw ngetrip lagi dengan rekan #mytripmyadventure gw. Kali ini ada Denny yang kebetulan lagi ngejomblo karena istri dan anaknya lagi pulang kampung. Jadi dia bisa ngeluangin waktu buat kita… kayak drama pacaran aja… kamu nggak pernah punya waktu buat aku hikshikss trus putus…

IMG_7083
Nongkrong nunggu bis
DCIM100GOPROG0271106.
Pict for proof
G0321213
Selagi ada atapnya, nongkrong di atap sebuah kapal adalah hal yang wajib hukumnya kalau ngetrip.

Pulau Peucang di Ujung Kulon adalah destinasi yang berikutnya. Pulau yang berada di perairan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang terkenal dengan badak jawa (kalau nggak salah nih ya) ini jaraknya lumayan juga dari Tangerang. Kita naik bis dari salah satu rest area di tol jkt-merak di daerah Tangerang dan menempuh malam hingga nyampe subuh di desa sumur, sebuah kampung nelayan. Setelah sarapan, ngopi dan eek, kita masih naik kapal lagi selama 2-3 jam agar sampai di Pulau Peucang. Capek, tapi ga ada tempat lain di daerah Tangerang dan sekitarnya yang bisa dijelajahi jadi ya yo wis mau gimana…

GOPR0698 2
Mungkin ini saatnya beli wetsuit baru
G0171019
Di setiap trip, pasti ada aja foto bahenol pantat orang, di sengaja ataupun nggak. Yang diupload sih biasanya pantat mbak-mbak, kalau upload pantat cowok najis juga wkwkwkw…
G0040736
Clear as crystal
G0020701 - Copy
Sebelah kiri terong-terongan, sebelah kanan om dan tante.
GOPR1635
Terbanglah!!!
IMG_7105 2
Menunggu senja
G03612862
Check out that huge nostril

Spot snorkeling di Pulau Peucang nggak jauh beda dengan snorkeling di Pulau Sangiang dan Tunda. Gw ga inget nama-nama spotnya apa aja, tapi waktu itu air lautnya sedikit lebih cerah menurut gw karena matahari bersinar terang. Jumlah ikan ya sebelas dua belas lah. Yang jadi masalah adalah arus laut yang sedikit terlalu kencang. Efek badai, karena musim atau kena arus selat sunda? Gw nggak tau, coba tanya ahli laut dan cuaca di gugel aja untuk jawaban yang lebih tepat.

IMG_7130
Nyamperin clownfish selalu seru karena mereka pasti berinteraksi sama orang
GOPR1722
Yang ini saking sebelnya nyamperin kamera gw
GOPR1732
Selfieshhh… get it? get it? okay… uhukuhuk..
GOPR1756
Nyari harta karun di dasar laut

Salah satu spot yang kita kunjungi adalah sebuah pinggir pantai daerah berhilirnya air yang datang dari dalam pulau. Bukan sungai gede, tapi kalau bahasa inggrisnya itu creek, semacam sungai/aliran air kecil; bahasa indonya apa ya? Terserah deh. Tapi nyampe di pantai, si sungai kecil ini jatuh dari batu-batuan dan menjadi air terjun mini. Dingin, menyegarkan dan tawar. Kita pipis bareng-bareng di sini. Dalam celana semua kok, jadi tenang aja, nggak ada foto terong-terongan om-om yang nongol bermain cilukba.

DCIM100GOPROG0421356.
Happy faces when peeing in pants. No shame.

Cerita mengerikan dan menyedihkan dari mengunjungi spot ini adalah ombak. Kapal kita ditaliin ke pohon di pantai, dan kita harus berenang ke pantai. Ombaknya gede. Mas-mas EO juga bilang, yang mau mantai mending yang fit aja, dan dia bahkan menyarankan nggak usah ke beberapa orang karena banyak yang udah tua hahahaha. Gw sih masih muda, jadi hayuk hayuk aja.

DCIM100GOPROG0471547.
Tarzan edisi pantai

Pas balik ke kapal, ombak makin gede. Kalau gw kasih perumpamaan, mungkin bisa dibandingkan dengan naik sampan di sungai tenang dan arung jeram di sungai horor. Kebayang kan? Ya seperti itu. Lagi-lagi gw menikmati aja, dengan fin dan teknik mengapung aquaman, gw ngikutin seretan ombak kembali ke tengah laut, fun-fun aja.

G0511617
Ngantri naik kapal
G0631736
Kepala duluan ya neng.. Eh.
G0651747
Untung foto kepala aja. Di bawah permukaan nggak ada yang pake baju dan celana.

Si Mas EO malah dapet malangnya. Dia orang terakhir yang cabut dari pantai, karena dia masih harus ngelepas ikatan tali dari pohon. Gopro yang dia sewa untuk trip ini, lepas dari tangannya karena ombak. Tim search and rescue yang sudah naik kapal pun kembali turun untuk nyari gopro di ombak yang makin gede yang menghempas ke pantai dengan air berwarna coklat. Gw sih nggak ikut, karena gw nggak yakin liat lautnya dan sepertinya juga harapan kosong. Gw merasa sedih buat dia, terlebih itu gopro sewaan, jadi mesti ganti rugi kan. Moral of the story: Kalau sesuatu itu penting buat lu, jagalah dengan baik-baik! Kalau itu cewek, jangan sampai lolos!

DCIM100GOPROGOPR1157.
Super exclusive cottage. Adiks menunjukkan lemak-lemaknya yang ditimbun untuk masa depan.
IMG_7092
Gw jadi pengen punya kapal suatu saat nanti, mau kecil apa gede terserah deh. Mungkin bikin sendiri aja kali ya. Pasti banyak tutorialnya di youtube.

Salah satu yang menurut gw overrated adalah bagian mengunjungi taman nasionalnya. Kita masuk dari salah satu entrancenya yang dari pinggir pantai. Pintu masuk utama katanya sih mesti diakses dari dalam pulau jawa. Ceritanya mau liat banteng khas sini. Tapi ga keliatan sama sekali. Katanya juga harusnya masuk dari pintu utama biar keliatan banyak. Kalaupun keliatan ya pasti gitu-gitu aja. Gw besar di Padang, bisa dibilang di daerah yang agak pinggiran kota, dan kampung gw bukit tinggi/solok juga kampung-kampung gitu loh. Jadi gw nggak tertarik ataupun excited sebenarnya, tapi karena ini bagian dari open trip ya akhirnya ikut-ikut aja.

DCIM100GOPROG0311207.
Dari menara sniper

Kita sempat melihat burung merak, tapi dari kejauuuuuuuuhaaaaaaaaan banget. Harus pakai teropong bintang biar keliatan jelas. Hanya ada beberapa bulunya yang rontok di tanah. Bulunya terlihat eksentris seperti bola mata yang bisa menghipnotis lu. Sisanya sih eek banteng di sini hahaha.

IMG_7112
Backstreet boys cover right here

Tujuan utama gw ikut trip ini juga kecapaian.

Pertama, mengejar babi.

Bukan dikejar juga sih, karena mereka terlihat menakutkan kalau dari dekat. Babi pertama yang kita temui di malam hari di daerah penginapan, sedikit terlalu besar untuk diajak foto. Gw yakin, si babi itu premannya daerah sana. Mungkin di kulitnya ada tato anjing, biar semua orang tau kalau dia termasuk yang babi hardcore-hardcore gitu. Udah babi, ada tato anjing lagi, gimana ga serem.

IMG_57081
Babi hutan vegetarian yang nyaris makan daun

Kedua, melepas lampion.

Bukan dilepas juga sih, karena ranger sana ternyata ngelarang turis melepas lampion yang sudah dibakar. Hahaha sial terus gw ngapain ke sini. Sepertinya ada kisah beberapa waktu lalu di mana lampion yang dilepas melayang ke udara, nggak jadi terbang menuju lautan, tapi balik ke hutan. Namanya ranger ya was-was dong kalau ada turis goblok begini. Jadi lampion hanya menjadi properti untuk foto-foto. Abis dibakar, dipegang sampai jepretan manis, dan dihempaskan ke tanah dengan penuh rasa kecewa hahahaha.

DCIM100GOPROGOPR1330.
Yak begini doang fotonya, nggak dilepas-lepas lampionnya.

Ini trip yang mantap menurut gw.

IMG_7091
Ditambah bendera Indonesia dikit lah

 

Advertisements