Search

Adventures of life

Occasional thoughts, dumb ideas, and the never ending laughs

The Labuanbajo Expedition: Part 5 The Long Road to Kelimutu

Deal2an kita dengan Karaeng Joni cukup simple. Berangkat pagi ini, pulang besok. Waktu tempuh one way Labuanbajo-Kelimutu lebih kurang 12 jam hahaha. Emang agak ambisius, tapi kita flexibelkan kalau memang harus nginep 2 hari ya nginep 2 hari. Di mana? Nggak tau. Kita percaya sama Karaeng Joni untuk urusan semuanya. Kita hanya bayar, dia nyetirin ke Kelimutu naik innova, nganter kita kemana-mana dan bawa kita balik dengan selamat.

Sedikit background tentang Karaeng Joni. Dia sebenarnya orang Makassar, tapi milih hidup di Labuanbajo sebgai driver untuk nganter tamu/wisatawan. Karaeng itu katanya panggilan orang bajo, seperti Mas atau Abang. Gayanya yang rockstar dan kalem membuat dia menjadi dambaan kita.

Perjalanan 3 hari 2 malam ini akan gw rangkum seminim mungkin. Continue reading “The Labuanbajo Expedition: Part 5 The Long Road to Kelimutu”

The Labuanbajo Expedition: Part 4 Pelosok Antah-berantah

Pagi berikutnya kita udah berencana untuk stay di kota aja. Pinjem motor keliling2 nyari tempat yang bisa disamperin di Labuanbajo. Sekalian istirahat setelah 2 hari di laut, dan juga cari info gimana cara ke Kelimutu.

Setelah nego mobil dengan Karaeng Joni untuk ngetrip ke Kelimutu buat besok (tunggu di postingan berikutnya), kita nyewa 2 motor ke bapak hostel. Karena kita bener2 blank mau ke mana, beliau ngasih beberapa opsi spot yang bisa dikunjungin yang menurut dia semuanya bagus. Kita mutusin untuk pergi ke goa batu cermin dan bukit cinta untuk hari itu. Continue reading “The Labuanbajo Expedition: Part 4 Pelosok Antah-berantah”

The Labuanbajo Expedition: Part 3 Hills and Dragons

Setelah sarapan pagi itu di atas kapal, tujuan berikutnya adalah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Di sini kita bakal trekking sambil liat-liat komodo liar berlari salto-salto di alam liar.

Kita ke Pulau Komodo terlebih dahulu. Continue reading “The Labuanbajo Expedition: Part 3 Hills and Dragons”

The Labuanbajo Expedition: Part 2 Jadi Pelaut

Pagi itu kita udah ngumpul di kantor kecil-kecilan Bang Martin. Tepat di seberang penginapan gw dan persis di pinggir jalan. Si bule Ezra dan Valentina juga nggak lama kemudian datang. Si Bang Martin dengan si abang mata gila memberikan high five ala ala labuanbajo.

GOPR05912
Siap-siap sebelum berangkat

Continue reading “The Labuanbajo Expedition: Part 2 Jadi Pelaut”

The Labuanbajo Expedition: Part 1 The Arrival

Time to write the overdue stories! (as always)

Pertengahan februari kemaren, gw pergi ke labuanbajo. Dengan 2 bajingan lainnya (baca: hasbi dan judis), kita berkelana di labuanbajo tanpa susunan itinerary apapun. Yang gw tau gw cuma kepengen naik kapal buat ngiterin pulau-pulau di sekitar sana trus snorkling dan liat manta ray yang katanya terkenal. Itinerary nggak dibikin-bikin mungkin karena kita emang lagi sibuk-sibuknya. Minggu sebelum keberangkatan gw sempat dines di Makassar dan si Judis ke Medan. Hasbi ga tau sih sibuk apaan. Eek aja kali ya, bikin itin tetep ga sempet. Dengan modal gugel dan blog-blog online kita nyusun rencana di dalam kepala doang. Tanpa booking-booking apapun, kita langsung berangkat sabtu malam. Continue reading “The Labuanbajo Expedition: Part 1 The Arrival”

Tadaaaa!!!! Before-after cukur kumis dalam rangka ngikutin movember, biar ngehitzzz. Foto kanan seperti belum puber. Ga ada rambutnya. Eh itu mah rambut yang laen.

The future is so unclear

It’s 2 am and I’m still wide awake watching a live dota2 championship. Yes, I’m a dota2 freak and have liked watching the professional scene ever since. Thinking about it, it’s actually pretty crazy how much fame, and especially prize money, these pro players get out of playing a stupid computer game. Continue reading “The future is so unclear”

No shave november: Challenge accepted!!!

No shave november has come again! Tiap tahun ke tahun gw ga pernah ngerti kenapa hypenya segitu amat. Sepertinya hanya challenge biasa yang entah manusia mana yang mulai dan bertujuan untuk ngeliat kekuatan jiwa para pria untuk mempertahankan kumis dan jenggot di wajah. Ada orang yang emang ga nasib kumis atau jenggotan, ada orang yang emang nasib jenggot/kumis/brewok tumbuh kayak hutan hujan tropis di hutan kalimantan. Tapi ini juga tergantung orangnya yang emang seneng melihara bulu-bulu liar di wajah. Challenge ini mungkin ditujukan untuk orang-orang yang ga seneng melihara bulu-bulu seksi di wajah. Mungkin. Coba aja digugel. Continue reading “No shave november: Challenge accepted!!!”

The storm that broke the tree

Lu ngerusakin sesuatu di rumah, yang kalau ketauan bokap nyokap lu yang ngerusakin, lu bakal disiksa, dicambuk, disuruh ngepel rumah seumur hidup dan dikurangin uang jajan. Akhirnya lu diem dan go with the flow aja biar kondisi yang menentukan siapa yang salah. Yang penting selamat. Semua orang pasti punya cerita ini. Hehehe. Ini cerita gw. Ini sebenarnya cerita jaman kuliah. Waktu itu gw lagi libur dan pulang ke Padang. Continue reading “The storm that broke the tree”

Blog at WordPress.com.

Up ↑